
Demurrage mengacu pada biaya yang timbul ketika kargo berada di pelabuhan melebihi waktu gratis yang ditentukan. Memahami hal ini dapat membantu importir menghindari biaya yang tidak perlu.
Demurrage adalah istilah yang umum digunakan dalam industri logistik dan pengiriman, terutama dalam konteks pengiriman ekspor dan impor. Ini mengacu pada biaya yang timbul ketika kargo berada di pelabuhan atau terminal melebihi waktu gratis yang ditentukan. Biaya ini dikenakan oleh perusahaan pelayaran atau otoritas pelabuhan sebagai kompensasi atas penggunaan fasilitas dan sumber daya mereka.
Demurrage dapat terjadi karena berbagai alasan, termasuk:
Biaya demurrage biasanya dihitung setiap hari dan dapat bervariasi secara signifikan tergantung pada perusahaan pelayaran dan ketentuan spesifik dari kontrak pengiriman. Tarif sering kali dijelaskan dalam surat muatan atau perjanjian pengiriman. Misalnya, sebuah perusahaan pelayaran mungkin mengenakan biaya $100 per hari untuk lima hari pertama dan $200 per hari setelahnya.
Di Indonesia, regulasi yang mengatur demurrage dipengaruhi oleh hukum pengiriman lokal dan internasional. Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Indonesia memiliki pedoman spesifik yang harus diikuti oleh importir untuk menghindari biaya yang tidak perlu.
Sebagai contoh, berdasarkan Undang-Undang Kepabeanan Indonesia No. 17 Tahun 2006, importir diwajibkan untuk menyelesaikan proses bea cukai dalam jangka waktu yang ditentukan untuk menghindari biaya tambahan. Kegagalan untuk mematuhi dapat mengakibatkan biaya demurrage, yang dapat meningkat dengan cepat jika tidak ditangani dengan segera.
Saat berurusan dengan demurrage, penting juga untuk menyadari kode HS yang relevan dan tarif bea yang terkait dengan barang yang diimpor. Misalnya:
Memahami kode-kode ini dan bea yang terkait dapat membantu importir merencanakan dengan lebih baik dan meminimalkan risiko terkena biaya demurrage.
Untuk mengurangi risiko demurrage, importir dan eksportir dapat mengadopsi beberapa praktik terbaik:
Demurrage adalah pertimbangan penting bagi profesional logistik dan importir di Indonesia. Memahami penyebab, regulasi, dan praktik terbaik dapat membantu meminimalkan biaya dan memastikan operasi yang lebih lancar. Dengan bersikap proaktif dan terinformasi, bisnis dapat menavigasi kompleksitas perdagangan internasional dengan lebih efektif.
Kickrate menyediakan layanan Importir Terdaftar (IOR) untuk perusahaan yang mengimpor ke Indonesia, membantu memperlancar proses bea cukai dan mengurangi risiko biaya demurrage.